Penyuluhan Hukum di Desa Areman Terkait DD Kasi Intel Kejari Purbalingga: Lebih Baik Mencegah Dari Pada Terjatuh di Liang Korupsi

Penyuluhan Hukum di Desa Areman Terkait DD Kasi Intel Kejari Purbalingga: Lebih Baik Mencegah Dari Pada Terjatuh di Liang Korupsi
Kegiatan Penyuluhan Hukum Dari Kejaksaan Negeri Purbalingga di Desa Areman Terkait Dana Desa, Untuk Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa

PURBALINGGA - Indra Gunawan SH Kepala Seksi Intelejen Dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Tandyo Sugondo SH dari Kejaksaan Negeri Purbalingga, mengadakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa di Aula Balai Desa Areman Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, Kamis (19/08/2021).

Indra Gunawan SH Selaku Kepala Seksi Intelejen Pada kesempatan tersebut Menyampaikan, Mengingatkan kepada Kepala Desa untuk memanfaatkan Dana Desa semaksimal mungkin untuk kepentingan bersama untuk kemakmuran dan kesejahteraan bersama.

"Dana Desa jangan sampai digunakan untuk kepentingan pribadi, lebih baik mencegah dari pada sampai terjatuh di liang korupsi, konsultasikanlah kepada kami, Atau datang langsung di kejaksaan Negeri Purbalingga, tidak usah takut", Jelas Kasi intel Kejari Purbalingga.

Disisi lain Tandyo Sugondo, SH. Kasi Pidsus Mengatakan, Korupsi itu adalah pengambilan suatu hak milik negara untuk kepentingan pribadi, Kades jangan sekali-kali pegang uang Dana Desa dan jangan Coba untuk menggunakan atau mengelola uang tersebut karena di desa sudah ada yang berwenang untuk mengelola uang tersebut.

"Untuk teori hukum pidana itu simple, orang tidak akan di Pidana tanpa ada kesalahan, dan pidana itu ada proses yang disengaja atau tidak disengaja, Para perangkat desa harus berhati-hati dalam menggunakan dana desa maupun alokasi dana desa", Terangnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Arenan H. Ikhwono A.Md menanyakan terkait tentang tindak pidana korupsi.

"Gimana dengan penyimpangan korupsi yang disengaja dan yang tidak disengaja", ungkapnya.

Adapun Kasi Intel dan Kasi Pidsus memberikan jawaban terkait hal tersebut dengan memberi contoh, perencanaan membelikan semen tetapi tidak tau harganya, jadi kesalahan bukan karena niat, tetapi dikarenakan kelemahan pengadministrasiannya. Jika disengaja jelas memang ada kesalahan, kalo tidak disengaja berarti ada kelemahan dalam pengadministrasiannya.

(JiS: N.SoN/***)

Jawa tengah Purbalingga Kejari purbalingga
Narsono Son

Narsono Son

Previous Article

Hari Bhakti Adhyaksa Ke 61 Tahun Kejari...

Next Article

Laporan Penyalahgunaan DD Patikraja di Kejari...

Related Posts

Peringkat

Profle

Prijo Atmodjo

Alamsyah putra

Alamsyah putra

Postingan Bulan ini: 2

Postingan Tahun ini: 3

Registered: Apr 7, 2021

Syafrianto

Syafrianto

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 1

Registered: Jul 10, 2020

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 10

Registered: Jul 17, 2020

Yudha Pratama

Yudha Pratama

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 11

Registered: Jan 8, 2021

Profle

Ibnu S. Mattangaran

Lakukan Perjalanan dari Batam Hingga Jakarta, Kejaksaan Negeri Kampar Berusaha Ungkap Dugaan Korupsi Alkes RSUD Bangkinang
Kejari Kota Kediri Gelar Koordinasi Pakem Tahun 2021 di MAN 2 Kota Kediri
Sidang Perdana Mantan Kadiskominfo Kab Kediri Agenda Pembacaan Dakwaan
523 WBP Rutan Labuhan Deli Terima Serbuan Vaksinasi Tahap ll

Follow Us

Recommended Posts

Kajari Purwokerto Terima Program MBKM dari Mahasiswa Fakultas Hukum Unsoed
Unsoed Kukuhkan Jaksa Agung Dr ST Burhanuddin Sebagai Profesor dan Guru Besar Bidang Ilmu Restoratif Justice
Ini Penjelasan Kasi Intel Kejari Banyumas Terkait Laporan Kasus DD Patikraja
Laporan Penyalahgunaan DD Patikraja di Kejari Banyumas Dipertanyakan
Penyuluhan Hukum di Desa Areman Terkait DD Kasi Intel Kejari Purbalingga: Lebih Baik Mencegah Dari Pada Terjatuh di Liang Korupsi